Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

PERAWAT RSUP Dr. SARDJITO DIPENTAS DUNIA “22nd WCET Conference, 13 – 19 April 2018”

WCET atau World  Council of Enterostomal Therapy adalah badan tertinggi dunia untuk bidang keilmuan perawatan Luka, Stoma dan Inkontinensia dimana pada tanggal 13-19 April di KLCC Kualalumpur Malaysia telah terselenggara konferensi tingkat Internasional yang membahas issue-issue  terkini tentang perawatan luka, stoma dan inkontinensia berdasarkan dari hasil beberapa penelitian  yang bertujuan untuk mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan quality of life dan patient safety dengan memperhatikan kendali mutu dan kendali biaya. Konferensi tersebut di ikuti lebih dari 65 negara dengan pemaparan sebanyak 166  hasil penelitian.

Di ajang Internasional tersebut, Indonesia berhasil meloloskan 7 peserta yang lulus seleksi untuk mempresentasikan hasil penelitiannya, salah satunya L.Anik Purwaningsih,Skep.,Ns., M.Kep merupakan Enterostomal Therapy Nurse (ETN) dari RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta, yang mempresentasikan hasil peneletian dengan judul ”Wound Bed Preparation In Systemic Lupus Erythematosus With Infected Wound” atau persiapan dasar luka pada pasien SLE dengan infeksi luka yang berat. Didalam pembahasanan dipaparkan  untuk mempercepat penyembuhan luka, wound bed (dasar luka) perlu dipersiapkan dengan menggunakan metode TIME merupakan singkatan dari (T)Tissue adalah tissue management dengan debridement untuk menjadikan dasar luka menjadi sehat, (I)Infection/Inflamasi adalah Infection control dengan menggunakan antimicrobial dressing untuk mengontrol infeksinya, (M)Moisture adalah moisture balance dengan absorb dressing untuk menjaga kelembaban, dan (E)Edge of wound dengan mengevaluasi epitelisasi pada tepi luka.

Di akhir presentasinya disimpulkan bahwa Metode TIME merupakan tahapan wound bed preparation yang dapat menjaga moisture balance, mengontrol infeksi dan  meningkatkan granulasi,  mempercepat migrasi sel epitel yang mempercepat penutupan luka.

Hal senada juga disampaikan dan banyak didukung oleh para peneliti negara lain di bidang luka.

Kontributor : Lucia Anik dan Unit Promosi Kesehatan RSUP Dr. Sardjito

Author Info

Promkes Sardjito

Unit Promosi Kesehatan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.