Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Global Green anda Healthy Hospital (GGHH) Asia Pasific Coordinator Audit Limbah Plastik di RSUP Dr. Sardjito

YOGYAKARTA – Direktur Umum dan Operasional, drg. Rini Sunaring Putri, M.Kes. membuka Audit Sampah Plastik oleh Faye V. Ferrer dan Moresa John Rome Tolibas yang merupakan koordinator Global Green and Healthy Hospital (GGHH) Asia Pasific, Rabu (29/8) di Ruang Bulat, Gedung Administrasi Pusat RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari ke depan hingga Jum’at (31/8) mendatang melibatkan peran serta dari santasi maupun petugas kebersihan untuk melakukan penandaan terhadap kantong limbah dalam siklus 24 jam yang akan diaudit. Audit sampah plastik dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan plastik di sektor pelayanan kesehatan. Selain itu, dengan adanya kegiatan yang melibatkan pimpinan sektor kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mengadvokasi perubahan kebijakan untuk mengurangi produksi dan penggunaan plastik yang tidak perlu atau berbahaya di lingkungan rumah sakit.

Hampir 2 juta kantong plastik digunakan setiap menitnya di seluruh dunia. Sektor kesehatan merupakan salah satu sektor penyumbang limbah plastik baik medis maupun non medis yang cukup banyak. Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi kita khususnya bagaimana agar limbah tersebut dapat dikelola dengan baik. Kita berkewajiban untuk membuat langkah-langkah mengurangi penggunaan plastik yang berbahaya dan atau tidak dapat didaur ulang di sektor pelayanan kesehatan dan mempromosikan daur ulang dari limbah yang tersisa. Langkah yang dapat kita lakukan dalam penatalaksanaan limbah plastik di sektor kesehatan antara lain mengurangi penggunaan stereofoam sebagai tempat makanan dan menggantinya dengan karton, membawa botol minuman sendiri untuk mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan plastik. Selain itu, kita juga dapat mulai mengurangi pemakaian baju sekali pakai dan menggantinya dengan baju yang dapat dicuci agar dapat dipergunakan kembali. Langkah berikutnya adalah melakukan daur ulang terhadap limbah yang masih bisa digunakan dan memastikan bahwa hasil daur ulang tersebut aman digunakan kembali oleh masyarakat.

Audit limbah plastik merupakan salah satu upaya untuk melihat seberapa banyak limbah plastik yang dihasilkan oleh sebuah rumah sakit. Hal ini penting dilakukan sebagai langkah awal untuk menentukan kebijakan yang akan diambil terhadap penggunaan plastik dalam pelayanan kesehatan. Kegiatan audit dimulai dengan menentukan jumlah kantong sampah yang akan diaudit, menimbangnya, kemudian memisahkan limbah plastik dan limbah non plastik. Langkah berikutnya adalah memisahkan limbah plastik berdasarkan jenis produk plastik untuk kemudian kembali dipisahkan menjadi lebih spesifik berdasarkan tipe dan merk plastik. Langkah terakhir adalah mencatat keseluruhan jenis, merk, jumlah barang dan berat limbah plastik yang telah diaudit.

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.