Fax:(0274) 565639    humas@sardjitohospital.co.id
Emergency (0274) 583613    1500 705 (Contact Center)   

Kateterisasi dan Pemasangan Ring/Stent Jantung merupakan salah satu layanan Jantung unggulan Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito yang dilakukan untuk penentuan diagnostik penyakit jantung dan pembuluh darah dengan tindakan angiografi koroner, selanjutnya dilakukan intervensi Non Bedah sesuai indikasi melalui pembuluh darah pangkal telapak tangan atau pangkal paha (dengan pembiusan lokal) dengan menggunakan kateter jantung.

Unit layanan katerisasi jantung/Cathlab mulai operasional sejak 2006 dengan beberapa ahli intervensi non bedah (Sp.JP Konsultan) dan melakukan tindakan rata-rata 700 hingga 1100 prosedur pertahunnya. Layanan kateterisasi ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah perawat, serta radiografer yang telah menjalani pendidikan intervensi jantung dan pembuluh darah.

Selain tindakan Angiografi Koroner dan Intervensi Koroner Perkutan , layanan Cathlab ini juga dapat melakukan pelayanan:

  • Angiografi koroner.
  • Penyadapan jantung.
  • Intervensi koroner perkutan (pemasangan stent/ ring jantung).
  • Pericardiosentesis (pengambilan cairan pada selaput jantung)
  • Pemasangan alat pacu jantung sementara dan permanen.
  • Arteriografi/PTA dan intervensi lainnya

Divisi Pencitraan Kardiovaskular merupakan bagian subspesialistik jantung yang berfokus pada penegakan diagnosis penyakit kardiovaskular. Pelayanan pencitraan kardiovaskular yang dilakukan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta berupa pemeriksaan cardiac MSCT-scan (Multi-sliced computed tomography scan) 128 slice dan cardiac MRI (Magnetic Resonance Imaging) 1.5 T dan 3 T. Pemeriksaan cardiac MSCT-scan bertujuan untuk mengevaluasi struktur anatomi jantung dan pembuluh darah sedangkan pemeriksaan cardiac MRI bertujuan untuk mengevaluasi fungsi dan struktur otot jantung. Beberapa penyakit yang memiliki manfaat untuk dilakukan pemeriksaan di divisi pecitraan kardiovaskular antara lain penyakit jantung koroner, penyakit jantung bawaan dan aritmia. Pemeriksaan cardiac MSCT-scan dilayani setiap hari Senin-Jumat sedangkan pemeriksaan cardiac MRI dilayani setiap hari Kamis.

Kardiologi intervensi merupakan tindakan invasif minimal pada pasien untuk manajemen kondisi jantung tertentu seperti penyakit jantung koroner dan sindroma koroner akut (serangan jantung). Tindakan tersebut sering disebut orang awam sebagai angioplasti atau stenting (pasang cincin jantung). Prosedur tersebut menggunakan kateter dengan tusukan jarum melalui pembuluh darah di tangan atau pangkal paha dengan pembiusan lokal dan memerlukan 2 atau beberapa hari rawat inap. Pasca tindakan, pasien akan disarankan untuk beristirahat total selama beberapa hari dan mengikuti pantangan makanan tertentu.

Aritmia atau gangguan irama jantung memiliki dampak yang signifikan terhadap angka kesakitan dan kematian. Aritmia didefinisikan sebagai denyut atau irama jantung yang tidak normal. Detak jantung bisa tidak beraturan, terlalu lambat, atau terlalu cepat. Presentasi klinis aritmia dapat berupa gejala ringan seperti palpitasi hingga gejala berat, termasuk penurunan curah jantung dan kematian jantung mendadak.  Oleh karena itu aritmia bukan penyakit yang boleh disepelekan. Penegakan diagnosis aritmia dapat dilakukan dengan pemeriksaan penunjang non invasif atau pun invasif. Terapi definitif aritmia dapat berupa tindakan ablasi jantung, pemasangan alat elektronik kardiovaskular implan (ALEKA), atau penutupan left atrial appendage secara per kutan.

Hingga saat ini, baru ada 43 orang dokter spesialis jantung & pembuluh darah dengan subspesialisasi aritmia untuk pelayanan aritmia di seluruh Indonesia, di mana dua orang diantaranya bekerja di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Jenis layanan aritmia di RSUP Dr Sardjito meliputi tindakan non invasif dan invasif/intervensi non bedah, antara lain :

  1. Holter monitoring, yaitu pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) yang merekam aktivitas listrik jantung secara terus-menerus selama 24-72 jam pada aktivitas sehari-hari.
  2. Pemrograman ALEKA, yaitu pemeriksaan rutin untuk pemrograman ALEKA meliputi alat pacu jantung permanen (APJP), defibrillator kardioverter implan (DKI), terapi resinkronisasi jantung (TRJ), dan implantable loop recorder (ILR).
  3. Studi listrik jantung, yaitu tindakan medis intervensi non bedah untuk penegakan diagnosis aritmia tertentu.
  4. Ablasi jantung, yaitu tindakan medis intervensi non bedah untuk terapi aritmia yang dilakukan dengan cara membuat jaringan parut di jantung untuk memblokir sinyal listrik yang tidak teratur dan mengembalikan detak jantung menjadi normal. Layanan ini sudah ada sejak tahun 2012 dengan metode pemetaan konvesional (2 dimensi) dan kini telah dilengkapi dengan teknologi yang lebih canggih yaitu metode pemetaan 3 dimensi untuk penanganan aritmia kompleks.
  5. Implantasi ALEKA, yaitu pemasangan ALEKA seperti APJP, DKI, atau TRJ melalui akses pembuluh darah di area bahu, dengan menanamkan kabel di jantung dan generator di bawah kulit.
  6. Pemasangan penutupan Left Atrial Appendage (LAA) melalui per kutan, yaitu pemasangan penutup LAA sebagai alternatif terapi pasien fibrilasi atrium yang berisiko tinggi mengalami stroke namun tidak dapat mentoleransi pemberian obat pengencer darah. Tindakan ini termasuk tindakan intervensi non bedah melalui akses pembuluh darah lipat paha dengan pembiusan lokal.

 

Divisi vaskular merupakan divisi yang menangani berbagai penyakit pembuluh darah di bagian tubuh yang meliputi pembuluh darah arteri maupun vena. Pelayanan vaskular telah rutin dilakukan di RSUP Dr Sardjito, baik untuk tindakan diagnostik maupun terapi. Diantaranya adalah pemeriksaan pemeriksaan ankle brachial index, doppler ultrasound, vascular screening device, plethysmography, Flow-mediated dilatation test serta tindakan angiografi arteri maupun vena, AngioJet device,  serta EVLA (Endovenous Laser Ablation). Terapi yang dilakukan menggunakan teknik minimal invasif sehingga lebih nyaman dan aman untuk pasien.

Pelayanan bedah jantung merupakan salah satu pelayanan unggulan di RSUP Dr. Sardjito. Dengan adanya Pusat Jantung Terpadu, RSUP Dr. Sardjito dapat melakukan tindakan bedah jantung lebih dari 250 kasus dalam setahun dengan berbagai variasi kasus penyakit jantung. RSUP Dr. Sardjito mempunyai 2 layanan bedah jantung, yaitu bedah jantung dewasa serta bedah jantung anak dan kongenital dengan didukung tim bedah jantung yang lengkap, terdiri dari Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular, Spesialis Jantung baik dewasa dan anak, Spesialis Anestesi khusus jantung, perawat bedah jantung, perfusi jantung dan didukung tim ICU bedah jantung.

Berdasakan data WHO, penyakit jantung koroner masih merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia bahkan dunia. Penyakit tersebut disebabkan karena adanya sumbatan di pembuluh darah koroner. Salah satu penanganan penyakit jantung koroner adalah dengan tindakan operasi bypass atau sering kita sebut CABG (Coronary Artery Bypass Graft). RSUP Dr. Sardjito dengan tim bedah jantung, sudah rutin melakukan tindakan tersebut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan operasi CABG. Selain operasi CABG, kasus bedah jantung pada pasien dewasa yang dapat ditangani di RSUP Dr. Sardjito, antara lain perbaikan/penggantian katup jantung, penutupan lubang pada sekat jantung baik ASD (Atrial Septal Defect) maupun VSD (Ventricle Septal Defect) dan pengangkatan tumor di jantung.

Selain pada dewasa, kasus penyakit jantung banyak juga ditemukan pada anak-anak atau sering kita sebut penyakit jantung kongenital. Penyakit jantung pada anak dibagi menjadi 2, yaitu penyakit jantung tidak biru (asianotik) dan penyakit jantung biru (sianotik). Rata-rata kasus jantung pada anak membutuhkan tindakan operasi karena merupakan kelainan bentuk jantung atau kelainan anatomi sehingga membutuh koreksi/perbaikan. RSUP Dr. Sardjito dengan tim bedah jantungnya siap untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan bedah jantung khususnya penyakit jantung anak dan kongenital, baik asianotik atau sianotik. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan di RSUP Dr. Sardjito, antara lain penutupan sekat jantung (ASD dan VSD), penutupan  PDA (Patent Ductus Arteriosus), operasi TOF (Tetralogy of Fallot) baik koreksi total atau BT shunt, pelebaran pembuluh darah aorta pada kasus Coarctatio Aorta, operasi BCPS (Bidirectional Cavopulmonary Shunt) pada kasus dengan bilik jantung hanya satu dan kasus-kasus kompleks lainnya.

Selain bedah jantung dewasa dan anak, saat ini RSUP Dr. Sardjito juga sedang mengembangkan layanan operasi pembuluh darah yang berhubungan dengan pembuluh darah besar dari jantung, seperti aorta. Hal ini karena semakin banyaknya kasus yang ada, antara lain aneurisma dan diseksi aorta. Untuk tindakan operasi aneurisma, RSUP Dr. Sardjito sudah rutin menangani operasi aneurisma aorta yang berada di perut (Aneurisma Aorta Abdomen/AAA). Selain itu, aneurisma yang hanya melibatkan pembuluh darah aorta ascendens, RSUP Dr. Sardjito juga sudah mampu melakukannya dengan operasi Bentall Procedure atau Aorta Ascendens Repair.

Ekhokardiografi merupakan alat diagnostik dengan sensitifitas tinggi yang dapat mendeteksi berbagai macam penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner, penyakit jantung katup, penyakit jantung bawaan, kardiomiopati, penyakit jantung hipertensi, massa atau tumor jantung, aneurisma pembuluh darah besar dan lain-lain.

Pemeriksaan Ekhokardiografi untuk pelayanan pasien di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta sudah semakin maju, lengkap dengan menggunakan peralatan atau mesin ekhokardiografi generasi atau keluaran terbaru.

Jenis Pemeriksaan Ekhokardiografi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta :

  1. Ekhokardiografi Transtorakal (2D & 3D)
  2. Ekhokardiografi Transesofageal (2D & 3D)
  3. Dobutamine Stress Ekhokardiografi (Diagnostik & Viability)
  4. Bubble Test Ekhokardiografi
  5. Ekhokardiografi Transtorakal (2D & 3D)

Suatu pemeriksaan dengan menggunakan probe atau transducer yang ditempelkan di dada pasien untuk mengetahui struktur anatomi dan fungsional jantung. Pemeriksaan Ekhokardiografi Transtorakal (2D & 3D) dilakukan pada pasien yang diduga ada kebocoran sekat atau penyakit jantung bawaan lainnya, kelainan katup jantung, pasien yang diduga ada gumpalan darah dalam ruang jantung, untuk menilai perubahan struktur, anatomi dan fungsi jantung pada pasien dengan riwayat penyumbatan pembuluh darah jantung, hipertensi, dan lain-lain.

  1. Ekhokardiografi Transesofageal (2D & 3D)

Suatu pemeriksaan dengan memasukkan probe atau transducer endoskopi melewati mulut sampai ke esofagus untuk mengetahui struktur anatomi dan fungsional jantung. Pemeriksaan Ekhokardiografi Transesofageal (2D & 3D) dilakukan pada pasien yang diduga ada kebocoran sekat atau penyakit jantung bawaan lainnya, kelainan katup jantung, pasien yang diduga ada gumpalan darah dalam ruang jantung, dan lain-lain. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat untuk menentukan diagnostik pada pasien dengan gambaran Ekhokardiografi Transtorakal yang kurang jelas. Hampir semua penyakit katup dengan segala penyebab dapat diidentifikasi lebih jeas menggunakan Ekhokardiografi Transesofageal (2D & 3D).

Pemeriksaan Ekhokardiografi Transesofageal (2D & 3 D) juga dapat digunakan untuk membantu dalam pelaksanaan intervensi non bedah seperti penutupan defek septum atrium maupun ventrikel (bocor sekat jantung), maupun intervensi non bedah pada penyakit katup jantung yang sudah banyak dan sering dilakukan di Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

 

 

  1. Dobutamine Stress Ekhokardiografi (Diagnostik & Viability)

Suatu pemeriksaan stress ekhokardiografi dengan menggunakan infus obat Dobutamin yang bertujuan untuk mendeteksi penyakit jantung coroner secara dini pada pasien yang tidak dapat diperiksa menggunakan alat treadmill. Pemeriksaan Dobutamine stress ekhokardiografi juga dapat untuk mendeteksi viabilitas otot jantung pada pasien dengan penurunan pompa jantung

  1. Bubble Test Ekhokardiografi

Suatu pemeriksaan ekhokardiografi untuk mendeteksi celah pada sekat-sekat jantung (misalnya : Patent Foramen Ovale (PFO) atau kebocoran sekat lainnya). Pemeriksaan dilakukan dengan menyuntikkan cairan saline ke dalam pembuluh darah melalui alat selang infus.

Pelayanan divisi ini berupa pelayanan pada kasus kegawatdaruratan kardiovaskular dan penyakit jantung kritis sejak di Unit Gawat Darurat hingga di Intensive Cardiovascular Care Unit (ICCU) dan Intermediate Cardiac Care (IMCC) . Divisi ini didukung oleh dokter spesialis jantung dengan kompetensi tambahan Acute Cardiovascular Care dan perawat dengan kualifikasi khusus.

Pelayanan di ruang ICCU menggunakan berbagai alat canggih yang ditujukan untuk memonitor perkembangan pasien (invasif dan non invasif) serta alat topangan hidup seperti ventilator, mesin cuci darah kontinyu (Continuous Renal Replacement Therapy), intra aortic ballon pump (IABP), Extra Corporeal Membran Oxygenation (ECMO) , dan lainnya. Penggunaan alat alat tersebut ditujukan untuk meningkatkan luaran klinis dan harapan hidup pasien yang dirawat di ICCU.

Ruang ICCU terdiri atas 15 bed/ruangan dengan 2 ruangan isolasi tekanan negatif untuk merawat pasien infeksius. Monitor pasien dilakukan 7×24 jam dan tersentralisasi melalui system di nurse station. Pelayanan pasien melinatkan multi disiplin bekerjasama dengan sejawat dari spesialisasi lain, ahli gizi, farmasi, fisioterapi dan lainnya.

TIM Penyakit Jantung Koroner:

Sub Spesialis Jantung

  • Dr. dr. Budi Yuli Setianto, Sp.PD (K), SP.JP(K)
  • dr. Nahar Taufiq, Sp.JP (K)
  • dr.Hendry Purnasidha B, Sp.JP (K)
  • dr.Firandi Saputra, Sp.JP (K)
  • dr Arditya Damar K, M.Med (clin epi),Sp.JP

Tim Aritmia:

Sub Spesialis Jantung

  • dr.Erika Maharani, Sp.JP (K)
  • dr.Dyah Adhi Kusumastuti,Sp.JP
  • dr.Fera Hidayati, Sp.JP (K)

TIM kardiopediatrik dan penyakit  Jantung Bawaan:

Sub Spesialis Jantung

  • dr.Dyah Wulan Anggraheni, Ph.D, Sp.JP (K)

Tim Vasukular

  • dr. Hariadi Hariawan, Sp.PD, Sp.JP (K)
  • dr.Muhamad Taufik Ismail, Sp.JP (K)
  • dr.Muhammad Gahan Satwiko, Ph.D, Sp.JP

Tim Ekokardiografi:

Sub Spesialis Non Invasif

  • dr. Lucia Kris Dinarti, SpPD, SpJP (K)
  • dr.Hasanah Mumpuni, SpPD, SpJP (K)
  • dr.Real Kusumanjaya Marsam, M.Kes Sp.JP (K)

Tim Prevensi dan Rehabilitasi Jantung:

Sub Spesialis Jantung

  • dr.Irsad Andi Arso, SpPD, SpJP (K)
  • dr.Anggoro Budi Hartopo, M.Sc, SpPD, Ph.D, SpJP (K)
  • dr.Vita Yanti Anggraini, M.Sc, SpPD, PhD, SpJP(K)

Tim Pencitraan Kardiologi Nuklir dan Pencitraan:

Sub Spesialis Jantung

Dr. Med. dr. Putrika Prastuti Ratna Gharini, SpJP (K)

Tim  Kardiologi klinik, Intensif dan Kegawatan Kardiovaskular:

Sub Spesialis Jantung

Prof. Dr. dr. Budi Yuli Setianto, SpPD (K), SpJP (K)

dr.Hendry Purnasidha, SpJP (K)

Tim Bedah Jantung:

Sub Spesialis Bedah Thorak Kardiovaskuler

  • dr.Supomo, Sp.B-KBTKV
  • dr.Raden Haryo Aribowo Sp.B-KBTV
  • dr.Yunanto Kurnia Sp.BT-KV
  • Dr.Med. dr.Yuletta Adny Ambarsari Sp.BT-KV
  • dr.Ihsanul Amal Sp.BT-KV

Tim  Kardiologi klinik, Intensif dan Kegawatan Kardiovaskular

Sub Spesialis Jantung

  • Prof. Dr. dr. Budi Yuli Setianto, SpPD (K), SpJP (K)
  • dr.Hendry Purnasidha, SpJP (K)

Gedung Pembuluh Darah dan Jantung Terpadu RSUP Dr Sardjito

IGD RSUP Dr Sardjito;0274-583613

Poliklinik Bedah Vaskular  Lantai 2 Instalasi Rawat Jalan

Contact Us Halo Sardjito 1500 705

Appointment :

Jadwal Dokter