Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Mengapa Kita Sulit Konsentrasi Saat Bekerja?

Kadang kita merasa pekerjaan di tempat kerja bertumpuk dan pekerjaan rumah yang terbengkalai pada saat yang bersamaan, sehingga kita merasa kehabisan waktu untuk menyelesaikannya. Berpikirlah positif, kemungkinan hal itu terjadi karena kita sulit konsentrasi. Kesulitan konsentrasi dalam bekerja memang dapat menghambat proses bekerja. Lalu, apa saja yang bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi seseorang? Berikut merupakan beberapa penyebab seseorang sulit konsentrasi antara lain mengerjakan beberapa tugas sekaligus, tidak cukup tidur, tugas yang membosankan, ataupun memikirkan banyak hal dalam waktu yang bersamaan.

Sering kali seseorang tengah memikirkan berbagai hal secara sekaligus. Misalnya masalah keuangan, permasalahan dengan rekan kerja yang tidak menyenangkan, atau memikirkan permasalahan keluarga. Dengan segala pikiran tersebut, kemungkinan ia akan kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan yang harus diselesaikan. Para ahli menyebut multitasking (melakukan beberapa tugas bersamaan) dapat memecah konsentrasi. Ada anggapan multitasking dapat menyelesaikan tugas lebih banyak, namun sebenarnya hal itu justru memakan waktu lebih banyak dibanding menyelesaikan tugas satu per satu. Selain itu, jangan anggap remah kurang tidur karena hal itu dapat berpengaruh pada kemampuan konsentrasi. Tidur berperan dalam proses kognitif, yaitu proses belajar dan berpikir. Tidur juga memiliki fungsi menyatukan berbagai ingatan. Kurang tidur dapat berakibat mengganggu konsentrasi, menurunkan kewaspadaan dan menurunkan ketepatan dalam pemecahan masalah, mengurangi rentang atensi dan daya nalar, serta gangguan mengingat kejadian yang terjadi sebelumnya. Tugas yang membosankan juga dapat menjadi penyebab kesulitan konsentrasi, karena membuat seseorang melakukan kegiatan yang monoton, sehingga seringkali seseorang menjadi berkurang kewaspadaan dan konsentrasi. Kadang kala melakukan aktivitas positif di sela- sela kegiatan rutin dapat membuat seseorang menjadi lebih bersemangat dalam bekerja. Dengan adanya semangat yang meningkat maka konsentrasi juga akan meningkat.

Beberapa tips yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan konsentrasi bekerja antara lain :

  1. Pilih pekerjaan yang paling mudah pada awal pekerjaan, misalnya merapikan kertas- kertas kerja di kantor sebelum melakukan pekerjaan yang lebih kompleks. Hindari mengerjakan sesuatu yang sulit secara bersamaan. Dengan memulai kondisi kerja dalam keadaan ringan akan menumbuhkan konsentrasi pada saat mulai mengerjakan pekerjaan yang lebih sulit.
  2. Tidur yang cukup : Meski kurang tidur berefek tidak baik untuk konsentrasi, tidur berlebihan pun dapat berdampak buruk. Untuk tingkat konsentrasi yang maksimal upayakan untuk tidur cukup dengan waktu yang hampir sama setiap hari. Selain kuantitas waktu tidur juga harus diperhatikan kualitas tidur dimana ada fase tubuh benar- benar terlelap sehingga tubuh bisa relaksasi dan merasa lebih segar pada saat bangun tidur.
  3. Melakukan gerak tubuh di luar kegiatan kerja rutin: Bila memungkinkan seimbangkan antara tugas di dalam ruangan dengan tugas di luar ruangan sehingga tidak merasa jenuh. Tetapi bila tidak bisa keluar ruangan tetap selingi aktivitas kerja yang monoton dengan sesekali kita beranjak dari kursi kerja, kemudian berjalan dan menggerakkan badan sebentar sambil memperhatikan kondisi di sekitar.
  4. Asupan makanan dengan nutrisi seimbang : Untuk konsentrasi optimal, pastikan kita sudah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Beberapa jenis makanan mengandung vitamin B, C, E, dan magnesium seperti jeruk, wortel, bayam dan sayuran hijau lain, merupakan pendukung konsentrasi yang baik.
  5. Bernapas dalam dan relaksasi: Teknik ini melibatkan proses mengambil napas dalam-dalam dari bagian bawah perut kita (kita bisa merasakan udara melalui paru-paru dan perut), dan biarkan keluar hidung dalam hitungan 5 detik. Ini adalah latihan pernapasan yang sangat efektif agar santai ketika kita merasa terlalu tegang atau kehilangan konsentrasi saat bekerja.
  6. Bersosialisasi dan berdiskusi dengan rekan kerja: Dengan memperhatikan dan memahami beban kerja rekan kerja akan membantu kita untuk lebih memahami pentingnya meningkatkan kualitas kerja sehingga kita akan lebih mudah berkonsentrasi bila sudah dimulai dengan niat kerja yang baik
  7. Meningkatkan kemampuan untuk memilah prioritas pikiran: Manajemen pikiran harus dilatih untuk kita bisa melakukan prioritas pemikiran pada saat banyak permasalahan yang bersamaan. Permasalahan keluarga dipikirkan dan diselesaikan di luar jam kerja. Permasalahan pekerjaan tidak selalu dibawa atau membebani saat di rumah. Dengan memilah pemikiran akan membantu kita untuk lebih fokus dan konsentrasi dalam bekerja.

Konsentrasi dalam bekerja bukanlah satu- satunya hal yang paling utama tetapi bekerja tanpa konsentrasi akan membuat waktu kerja tidak efisien dan menurunkan produktivitas sehingga kita perlu melatih diri kita agar selalu dapat meningkatkan konsentrasi dalam bekerja.

Kontributor :

Unit Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (Unit K3RS)

RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.