Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
HEADER1b
header kebiasaan baru new
GANTI SUITE ROOM
esc
slide_1200x500_call_center
early screening header web

Bekerja Sehat di Bulan Ramadhan

Selama bulan Ramadhan, umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan. Sebagai karyawan, tentunya kita tetap harus bekerja melaksanakan tugas keseharian di tempat kerja. Energi kita tentunya tidak seperti hari biasanya. Lemas karena energi berkurang serta cuaca panas, membuat kita malas untuk melakukan aktivitas. Namun tuntutan pekerjaan tidak dapat dikesampingkan begitu saja. Kita membutuhkan nutrisi yang sesuai agar dalam menjalankan puasa dan bekerja menjadi lancar. Beristirahat dengan cukup baik di rumah maupun di tempat kerja dapat membuat badan kita tetap segar saat berpuasa. Upayakan agar tidak mengambil aktivitas yang terlalu menguras tenaga dan jangan lupa mengatur jadwal tidur karena kita harus bangun lebih awal untuk makan sahur. Usahakan agar pada saat puasa jangan terlalu banyak tidur karena justru akan membuat tubuh terasa lemas dan tidak bersemangat. Hal penting lain agar tetap sehat selama Ramadhan adalah makan sahur sebelum berpuasa. Sahur bukan hanya menjadi bekal nutrisi saat puasa, namun juga bernilai ibadah. Banyak orang yang tidak menjalankan sahur saat berpuasa dengan alasan sulit atau malas untuk bangun sahur. Sahur harus dilakukan agar badan tetap fit selama sehari menjalankan puasa serta bekerja. Saat sahur, jangan makan berlebihan, makanlah secukupnya saja. Utamakan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, protein, lemak tak jenuh, dan vitamin yang akan menjaga tubuh kita memiliki energi yang cukup selama puasa. Jangan lupa tambahan susu, air putih dan buah-buahan yang cukup agar tidak cepat lemas, dan kulit terjaga kelembabannya.

Saat bekerja biasanya tak lepas dari ngobrol panjang lebar dengan rekan kerja. Saat berpuasa mungkin kita dapat menguranginya dengan berbincang secukupnya. Selain menghindari kemungkinan bergosip tentu saja perbincangan yang panjang akan membuat tenggorokan cepat kering yang membuat cepat haus. Menjaga asupan air putih pada bulan puasa sangatlah penting. Asupan cairan yang cukup akan menjaga kadar oksigen dalam otak sehingga mengurangi rasa lesu dan mengantuk saat bekerja. Usahakan kebutuhan 8 gelas air tetap tercukupi tercukupi, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas diantara waktu berbuka dan sahur serta 2 gelas saat sahur. Saat berpuasa, bukan berarti kita bisa bermalas-malasan sepanjang hari. Olahraga ringan selama berpuasa justru sangat baik bagi tubuh, misalnya berjalan kaki selama 10 sampai 20 menit setiap sore hari sebelum berbuka atau malam hari setelah berbuka.

Ketika tiba waktunya berbuka puasa, usahakan jangan makan atau minum berlebihan. Utamakan berbuka dengan minum minuman yang manis dan ditambah kelengkapannya dengan kurma atau makanan ringan yang mudah dicerna sehingga kondisi saluran cerna tidak terlalu berat dalam mencerna setelah istirahat dalam kondisi puasa. Setelah menjalankan shalat maghrib, kita bisa makan besar dengan porsi dan komposisi yang sesuai. Usahakan jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berminyak dan jangan terlalu banyak minum es karena akan berakibat radang tenggorokan. Hindari juga makan makanan pedas dan gorengan secara berlebihan pada saat berbuka maupun sahur. Hal tersebut perlu dihindari karena bisa menyebabkan rangsangan pada saluran cerna yang berlebihan setelah saluran cerna istirahat selama puasa. Gangguan saluran cerna yang dirasakan selama puasa dapat mengganggu kenyamanan dan kekhusukan beribadah serta dapat berpotensi menurunkan produktivitas di tempat kerja. Lebih baik makan makanan sehat dan seimbang.

Pada beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang terganggu atau memiliki penyakit kronis sebelumnya seharusnya melakukan konsultasi dengan dokter yang merawat sebelum berniat melakukan puasa di bulan Ramadhan sehingga dapat diketahui apakah kondisi tubuh cukup aman untuk melaksanakan puasa dengan tetap melakukan pekerjaan rutin serta pengaturan ulang mengenai dosis dan waktu pemberian obat rutin. Bekerja sehat di Bulan Ramadhan? Siapa takut!

 

Kontributor :

Unit Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (Unit K3RS)

RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.