Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
HEADER1b
header kebiasaan baru new
GANTI SUITE ROOM
esc

Menkes RI Tinjau Kesiapan RSUP Dr. Sardjito Dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan Bagi Lansia

YOGYAKARTA – Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM bersama Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Kirana Pritasari, MQIH dan Kepala Dinas Kesehatan DIY, drg. Pembayun Setyaning Astutie, M.Kes beserta rombongan mengunjungi Poli Geriatri yang berada di Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sardjito, Senin (22/7). Hal tersebut untuk memantau kesiapan RSUP Dr Sardjito dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi lansia. Sebagai rumah sakit rujukan nasional, menurut Direktur Utama RSUP Dr Sardjito DR.dr. Darwito, SH.,Sp.B.Onk(K) yang didampingi oleh jajaran manajemen lainnya, menyampaikan bahwa RSUP Dr Sardjito berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi lansia melalui pelayanan yang lebih komprehensif dari berbagai disiplin ilmu kedokteran. Apalagi dengan jumlah kunjungan kurang lebih 1620 orang dalam tahun 2018 ini, maka ke depan diharapkan RSUP Dr. Sardjito mampu terus meningkatkan harapan hidup bagi lansia akan lebih tinggi dan lebih sehat. Salah satu terobosan layanan yang sedang dikembangkan antara lain Pelatihan layanan geriatri, Pelatihan persiapan pra pensiun, Pendidikan tenaga caregiver dan Pelayanan penitipan lansia. Hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan lansia dan memberikan kemudahan bagi para lansia.

Layanan bagi lansia di RSUP Dr Sardjito ini telah mendapatkan perhatian serius. Kepala Poliklinik Geriatri RSUP Dr Sardjito, Dr. dr. Probosuseno, Sp.PD, KGer, Finasim menyampaikan bahwa golongan lansia Indonesia saat ini masih banyak yang berkualitas rendah (akibat sisa sisa penjajahan), banyak yang masih tergantung pada anak atau orang lain dan kurang produktif dan ini akan meningkat lebih baik dengan naiknya tingkat pendidikan mereka (yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal 58%, tidak tamat SD 23%, lulus SD 13,5%,  pendidikan SLTP, SLTA ke atas 5,5%). Lebih lanjut Dr. Probo menyampaikan bahwa Para lansia yang menyandang masalah (37 % memiliki 4 penyakit atau lebih, 35% menyandang 3 penyakit) mereka perlu penanganan yang tidak sederhana. Mereka berobat ke PPK1, sering berlanjut ke PPK2, bahkan PPK3. Ada yang puas, ada yang menerima meskipun kurang atau tidak puas. Bagi yang memiliki ekonomi cukup akan mencari layanan konsultan Geriatrik (KGer). Sayangnya, tenaga kesehatan Konsultan Geriatri ini jumlahnya terbatas dan belum merata. Di RSUP Dr Sardjito sendiri memiliki 3 KGer yang aktif. Untungnya keberadaan Konsultan Gereriatri ini selalu di RS Pendidikan sehingga bisa mentransfer ilmu geriatri bagi calon dokter umum, calon spesialis, dan calon konsultan geriatri yang kelak akan menyebar  ke seluruh tanah air.

Penanganan penderita lansia membutuhkan banyak pertimbangan, risiko pengobatannya  sisa harapan hidupnya, kompleksitas penyakit penyertanya (comorbid medical conditions), dukungan social ekonomi, psikologisnya, fungsi kognitif, dan lain sebagainya tersebut kini terus dikembangkan di RSUP Dr Sardjito. Tidak hanya itu saja, penyuluhan sebagai sarana promosi kesehatan pada lansia juga dijalankan dengan tetap memperhatikan tingkat pendidikan dan daya terima pasien, keluarganya, kader posyandu lansia, provider yang ada dilayanan primer, termasuk juga yang berada dilayanan rujukan (PPK2, PPK3). Upaya-upaya tersebut dilakukan oleh RSUP Dr Sardjito untuk memperhatikan harapan hidup bagi lansia yang makin meningkat.

 

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.