Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Batu Ginjal

Batu ginjal adalah suatu kondisi terbentuknya material keras yang menyerupai batu di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang dipisahkan ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu.

Penyakit batu ginjal memiliki beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuknya, diantaranya batu kalsium, batu struvite, batu uric acid, dan batu cystine. Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi. Mengetahui jenis batu ginjal yang anda alami dapat membantu anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal.

Gejala-gejala yang biasanya dirasakan oleh penderita, sebagai berikut:

  • Jika batu ginjal yang terdapat dalam ginjal masih berukuran kecil, biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri apapun
  • Menyebabkan nyeri di perut bawah jika batu terdapat di dalam kandung kemih
  • Jika batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis biasanya menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat)
  • Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dab paha sebelah dalam
  • Mual dan muntah
  • Perut menggelembung
  • Demam
  • Menggigil
  • Terdapat darah di dalam air kemih
  • Nyeri pinggang, perut bagian bawah dan selangkangan

 Faktor penyebab batu ginjal seperti di bawah ini:

  • Sering menahan kencing terlalu lama sehingga urin menjadi pekat
  • Kurang minum air putih sehingga jumlah urin yang dikeluarkan sedikit
  • Pekatnya kadar garam dalam urin sehingga berpotensi terjadinya endapan batu dalam saluran kemih
  • Terlalu banyak zat kimia yang terdapat dalam urin, seperti kapur dan garam oksalat
  • Kelebihan vitamin D, kadar asam urat, atau terlalu banyak mengonsumsi kalsium yang sepenuhnya tidak larut

Pengobatan penyakit batu ginjal dibagi menjadi dua berdasarkan ukuran batu ginjalnya. Jika batu ginjal masih tergolong kecil atau sedang, serta masih dapat melewati saluran kemih tanpa harus dilakukan operasi. Minum air putih saja sesuai takaran yang disarankan. Dengan adanya aliran cairan secara terus-menerus, diharapkan batu ginjal dapat terdorong keluar dengan sendirinya. Pada penderita batu ginjal biasanya akan diberikan obat pereda rasa sakit. Operasi akan dilakukan jika batu berukuran lebih besar sehingga menyumbat saluran kemih pasien. Apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih parah seperti pendarahan atau bahkan kerusakan ginjal.

Penyakit batu ginjal bisa dicegah dengan membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat, yaitu dengan cara:

  • Minum cukup air putih setiap hari
  • Membatasi konsumsi makanan, minuman, atau suplemen yang mengandung zat-zat yang berpotensi menyebabkan terbentuknya batu ginjal, seperti oksalat, kalsium, dan protein
  • Kurangi makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, the, cokelat dan produk kedelai
  • Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
  • Mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Biasanya langkah ini dianjurkan untuk mencegah kambuh bagi mereka yang sebelumnuya pernah menderita batu ginjal

Penulis :

Unit Promosi Kesehatan, RSUP Dr. Sardjito

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.