Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Kombinasi Peeling GA, Vitamin C, dan Triple Combination Cream Pada Pasien Melasma

Melasma merupakan bentuk hipermelanosis yang umum terjadi di daerah yang terpaparan matahari terutama wajah. Patogenesis kelainan ini sendiri belum sepenuhnya diketahui, diduga pengaruh genetik, hormonal dan radiasi sinar ultraviolet (UV) yang berperan pada kelainan ini. Faktor-faktor pencetus kelainan ini seperti, pil yang mengontrol kehamilan, kehamilan, terapi pengganti esterogen, disfungsi ovarium atau tiroid ringan, tumor ovarium, kosmetik, nutrisi, obat-obatan yang bersifat fototoksik dan fotoalergik serta obat epilepsi.

Melasma merupakan kelainan kulit yang umum dijumpai, sekitar 0,25 – 4% pasien datang ke klinik dermatologi di Asia Tenggara dan kelainan ini banyak ditemukan di India. Penyakit ini dapat mengenai seluruh ras, khususnya Hispanik dan Asia. Meskipun wanita lebih dominan, tetapi pria dapat juga terkena sekitar 10% dari kasus yang dilaporkan.

Melasma dapat menyebabkan stress psiko-sosial, selain itu penyakit ini juga sulit untuk diterapi. Tujuan terapi melasma yakni menghilangkan pigmen yang ada dan mencegah terjadinya pembentukan pigmen yang baru. Pilihan terapi meliputi fase intensif dan fase pemeliharaan dengan menggunakan kombinasi obat topikal dan prosedur terapi, serta menghindari faktor resikonya. Terapi topikal meliputi hydroquinone, retinoid, kojic acid dan glycolic acid digunakan sebagai terapi melasma dengan hasil bervariasi.

Pengobatan melasma sendiri terdiri atas proteksi terhadap sinar matahari, menghindari faktor pencetus seperti kontrasepsi oral, terapi kombinasi topikal dan terapi prosedural. Selama fase intensif bisa diberikan TCC, formula Kligman, modifikasi Kligman atau hydroquinon 4% malam hari sebagai terapi tunggal. Jika perbaikan melasma dinilai lambat maka dapat dikombinasikan dengan peeling kimia, intense pulse light dan mikrodermabrasi. Setelah terjadi perbaikan, di fase pemeliharaan dapat diberikan monoterapi seperti hydroquinone 2%, kojic acid, niacinamide atau arbutin.

Peeling kimia adalah pemberian senyawa kimia pada kulit dengan maksud mengontrol destruksi sebagian atau seluruh epidermis dengan atau tanpa melibatkan dermis, sehingga terjadi eksfoliasi dan menghilangkan lesi superficial, diikuti oleh proses regenerasi jaringan epidermis dan dermis yang baru. Berdasarkan kedalaman, peeling kimia terbagi atas very superficial, superficial, medium dan deep. Peeling dapat digunakan pada kelainan hiperpigmentasi seperti freckles, lentigines, seborrheic keratoses yang datar, nevi, melasma, hiperpigmentasi pasca inflamasi dan wrinkles. Peeling kimia yang biasa digunakan seperti glycolic acid 20-70%, alpha keto, beta hydroxy (salicylic acid), trichlorocatic acid, Jessner’s solution, tretinoin dan lain-lain.

Asam askorbat atau lebih dikenal sebagai vitamin C mempunyai efek antioksidan topikal terhadap radikal bebas. dan mengurangi pembentukan melanin dengan cara menghambat dopaquinone menjadi DOPA dan mencegah produksi radikal bebas serta absorbsi sinar UV.

Triple Combination Cream (TCC) aman untuk pasien, kebanyakan efek samping hanya bersifat reaksi lokal yang ringan dan sementara dan tidak membuat terapi itu dihentikan. Tidak didapatkan efek atropi kulit atau penipisan kulit.

Penulis :

Aryo Sudrajad

CCT Rosari

Kristiana Etnawati, MPH, Sp.KK (K)

Dr. dr. Sunardi Radiono, Sp.KK (K)

KSM Penyakit Kulit dan Kelamin, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Sumber :

  1. Lapeere H, Boone B, Schepper S.D et al. Melasma. Fitzpatrik’s Dermatology in General Medicine 8th Mcgraw Hill 2012;75:1346-7.
  2. Achar A and Rathi S.K. Melasma: A Clinico-Epidemiological Study of 312 Cases. Indian J Dermatol 2011;56:380-2.
  3. Lin J.Y, Ee Lim J.T and Lee Chan H.H. Treatment of Melasma. Cosmetic Dermatology for Skin of Color. McGraw-Hill 2009;15:116-24.
  4. Sarvjot V, Sharma S, Mishra S et al. Melasma: A Clinicopathological Study of 43 Cases. Indian J Pathol Microbiol 2009;52:357-9.
  5. Ranella J.Hirsch. Chemical Peels. Concise Manual of Cosmetic Dermatologic Surgery. Mcgraw Hill 2008;3:31-6.
  6. Sarkar R, Bansal S and Garg V.K. Chemical Peels for Melasma in Dark-Skinned Patients. J Cutan Aesthet Surg 2012;5:247-53.
  7. Debabrata Bandyopadhyay. Topical Treatment of Melasma. Indian J Dermatol 2009;54:303-9.
  8. Burkhart C.N and Katz K.A. Other Topical Medication. Fitzpatrik’s Dermatology in General Medicine 8th Mcgraw Hill 2012;222:4326-40.
  9. Torok H, Taylor S, Baumann L. A Large 12-Month Extension Study of An 8-Week Trial To Evaluate The Safety And Efficacy of Triple Combination (TC) Cream In Melasma Patients Previously Treated with TC Cream or One of Its Dyads. J Drugs Dermatol 2005;5:592-7.
  10. Torok H.M, Jones T, Rich P et al. Hydroquinone 4%, Tretinoin 0,05%, Flucinolone Acetonide 0,01%: A Safe and Efficatious 12-Month Treatment for Melasma. Cutis 2005;75:57-62.
Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.