Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Mengenal Depresi

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di masyarakat. Menurut World Health Organization (WHO) depresi menduduki peringkat ke 4 sebagai penyakit yang ada di dunia. Terdapat sekitar 20% wanita dan 12% pria pada suatu waktu malam dalam kehidupannya pernah mengalami depresi. Pada tahun 2015, lebih dari 300 juta orang atau setara dengan 4,4% populasi penduduk di dunia diperkirakan menderita depresi. Depresi dapat terjadi pada siapa saja. Kualitas hidup atau Quality of Life merupakan penilaian individu terhadap aspek positif dan aspek negati dalam kehidupannya. Kualitas hidup pun mempengaruhi kepribadian seseorang agar tidak mengalami depresi.

Depresi merupakan suatu gangguan mental umum yang ditandai dengan suasana hati yang tertekan, kehilangan kesenangan atau minat, merasa kurang berenergi, memiliki perasaan bersalah atau rendah diri, gangguan makan atau tidur, dan konsentrasi yang rendah. Hubungan yang baik dengan orang-orang yang berada di lingkungan sekitar perlu dibina dengan baik agar seseorang dapat terhindar dari perasaan kesepian yang berlebihan yang mengakibatkan seseorang mengalami depresi.

Faktor yang mempengaruhi seseorang terkena depresi disebabkan adanya stressor (penyebab stress), psikososial berat yang menimpa seseorang yang mengakibatkan orang tersebut tidak mampu mengatasinya. Berbagai faktor penyebab stress dapat berupa kehilangan ataupun kematian dari seseorang yang sangat dicintainya dan memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan orang tersebut, seperti kehilangan orang tua, keluarga, kerabat, maupun sahabat. Kehilangan benda berharga maupun status sosial, sehingga seseorang mengalami perubahan yang besar dalam hidupnya juga dapat menjadi faktor penyebab stress, hingga akhirnya seseorang mengalami depresi. Hal lain yang dapat menyebabkan stress adalah seseorang memiliki riwayat penyakit kronis sehingga orang tersebut tidak mampu menerima keadaanya. Selain beberapa hal tersebut, penyebab stress juga dapat disebabkan ketika terdapat riwayat dari keluarganya, bahwa ada anggota keluarga yang mengalami depresi sehingga mempengaruhi kondisi mental orang tersebut.

Upaya penanganan dan pencegahan yang dapat diterapkan terhadap seseorang yang mengalami depresi dapat dilakukan dengan cara-cara seperti mengkonsumsi obat antidepresan, melakukan psikoterapi yang suportif, menjalankan terapi cognitiv behavioral, serta dukungan dari orang-orang terdekat yang memiliki pengaruh besar terhadap penderita.

Penulis :

Unit Promosi Kesehatan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Sumber :

Lumongga. 2016. Depresi Tinjauan Psikologis. Jakarta : Kencana

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.