Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Herpes Zoster

Herpes zoster merupakan infeksi kulit akut yang terjadi akibat reaktivasi virus varicella zoster yang terjadi pada pasien yang dulu pernah terkena virus varicella zoster atau terkena penyakit cacar air dan virus tersebut bisa laten atau tidur di dalam syaraf, dan pada saat daya tahan turun maka virus tersebut aktif kembali. Herpes zoster ini penampakannya pada kulit biasanya di kanan saja atau di kiri saja. Biasanya penderita mengalami keluhan berupa bercak kemerahan dan muncul gelembung-gelembung berisi air disertai gejala demam, lemas hingga nyeri pada kulit yang terkena herpes zoster.

Herpes zoster menyerang ketika daya tahan tubuh lemah, orang dengan imunosupresi seperti cancer atau tumor, orang dengan radioterapi atau kemoterapi hingga penggunaan obat-obat yang menurunkan daya tahan tubuh seperti steroid yang digunakan dalam jangka waktu panjang. Pertumbuhan herpes zoster ini muncul dari dalam tubuh dan ketika daya tahan tubuh melemah, tetapi tidak menutup kemungkinan ketika orang dalam keadaan stress. Selain itu pasien dengan HIV AIDS juga sangat rentan terkena virus ini karena daya tahan tubuhnya yang lemah dan juga penderita ini lebih parah dibandingkan dengan penderita tidak dengan HIV AIDS, pasien bisa menderita penyakit dengan jangka waktu yang lebih lama bahkan hingga menyebabkan kematian.

Jika terjadi gejala-gejala herpes zoster agar sesegera mungkin memeriksakan ke dokter untuk segera ditangani, agar penyakit tersebut tidak semakin parah. Pada usia tua biasanya penyakit ini mengalami komplikasi seperti neuralgia pasca herpetika, sehingga meskipun sudah tidak ada kelainan kulit tetapi masih merasakan nyeri pada syaraf.

Dalam pengobatan awal penyakit herpes zoster yaitu dengan memberikan anti virus supaya virus tidak semakin banyak dan melebar, untuk bagian kulit cukup dikompres dengan NACL kemudian diberikan obat merah. Bagian yang terkena herpes zoster agar tidak digaruk, karena hal ini akan menyebabkan infeksi. Penyakit herpes zoster sebagian besar menyerang pada usia tua diatas 50 tahun, namur tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada usia muda.

Bagi penderita herpes zoster untuk istirahat yang cukup, makan dan minum yang cukup, menggunakan masker agar tidak menular. Agar tidak terjadi komplikasi agar tidak digaruk dan dikelupas. Untuk mencegah penyakit ini kita diharuskan untuk menjaga daya tahan dan rutin minum vitamin.

Kontributor :

dr. Vincensia

KSM Kulit dan Kelamin, RSUP Dr. Sardjito

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.