Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

Infeksi Menular Seksual, Berbahayakah?

Penyakit infeksi menular seksual merupakan penyakit yang penularannya melalui hubungan seksual, yaitu hubungan seksual yang tidak resmi seperti multipartner, hubungan seksual sesama jenis, hingga Pekerja Seks Komersial (PSK). Penyakit infeksi menular seksual meliputi sipilis, gonore atau kencing nanah, kutil kelamin, herpes genital, dan sankroid. Selain dengan berhubungan seksual, penyakit infeksi menular seksual ini bisa ditularkan dari ibu kepada janinnya, baik saat di dalam kandungan maupun saat proses persalinan. Selain itu penyakit infeksi menular seksual juga bisa ditularkan dengan produk darah seperti transfusi darah dan produk alat kesehatan seperti jarum suntik.

Penyakit infeksi menular seksual disebabkan sedikitnya 30 kuman berupa bakteri, virus, protozoa, jamur maupun parasit. Penyakit ini banyak terjadi pada remaja dan dewasa muda. Hal ini disebabkan karena masih rendahnya pengetahuan tentang penyakit infeksi menular seksual serta kurangnya informasi tentang pendidikan seksual membuat seseorang penasaran sehingga mencari tahu sendiri. Dalam situasi seperti inilah yang terkadang membuat seseorang terjerumus ke pergaulan bebas dan hal inilah yang menyebabkan tertularnya penyakir infeksi menular seksual hingga HIV AIDS.

Adapun langkah untuk memastikan pasien menderita penyakit infeksi menular seksual adalah dengan melakukan beberapa tahapan pemeriksaan seperti analisa mulai dari keluhan, riwayat perjalanan penyakit, wawancara untuk menggali informasi penyakit dan pemeriksaan fisik di bagian genitalia dimana selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan laboratorium. Pengobatan penyakit ini tergantung pada jenis penyakitnya. Hampir semua penyakit infeksi menular seksual bisa diobati kecuali HIV AIDS, dengan catatan penyakit ini tidak ada faktor resiko lain seperti hanya sekali terkena penyakit tersebut dan tidak berulang-ulang melakukan hubungan seksual. Dalam kondisi lain, seseorang yang pernah terkena penyakit infeksi menular seksual yang sudah dinyatakan sembuh dan sudah tidak berulang melakukan hubungan seksual, kemungkinan kecil tidak akan terkena penyakit ini lagi. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan juga akan terkena penyakit ini lagi tergantung pada kondisi tubuh. Ketika kondisi tubuh seseorang sedang tidak bagus, maka masih ada kemungkinan penyakit tersebut bisa muncul kembali.

Penyakit infeksi menular seksual dapat dicegah dengan beberapa cara seperti memberikan konseling kepada pasien dan melarang pasien untuk tidak melakukan hubungan seksual di luar nikah, tidak melakukan multipartner dan menggunakan kondom dengan baik dan benar serta tidak mengkonsumsi narkoba, karena dari narkoba terutama obat-obat menggunakan jarum suntik sehingga besar kemungkinan terjangkit HIV AIDS.

Kontributor :

dr Reni Fajarwati

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.