Fax:(0274) 565639    [email protected]
Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333   

Menteri PUPR Tinjau Pembangunan Ruang Isolasi Intensive Care Unit (ICU) di Gedung Parkir RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Selasa (27/7/2021) ini mengunjungi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Tujuan dari kunjungan tersebut, memastikan pembangunan ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU) segera dibangun di RSUP Dr Sardjito. Dengan memanfaatkan lahan parkir di    lantai 3 di Gedung Parkir, RSUP Dr Sardjito dengan didukung Pemerintah terus berbenah untuk memberikan layanan optimal bagi masyarakat yang membutuhkan di masa pandemi Covid-19 ini. Di Gedung Parkir ini akan dibangun ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU) dengan kapasitas 65 Tempat tidur disertai berbagai peralatan medis untuk menunjang sebagai ruang Isolasi Intensive.

Lonjakan pasien Covid-19 yang terjadi di beberapa wilayah, tak terkecuali di Yogyakarta menyebabkan tingkat ketersediaan tempat tidur terbatas. Tercatat pada hari ini, Selasa (27/7) persentase penggunaan tempat tidur pasien atau Bed Occupancy Ratio (BOR) Ruang Intensive Covid-19 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta mencapai 91.89%.  Seiring hal tersebut, untuk mengatasi dan memberikan layanan kepada masyarakat dilakukanlah penambahan Ruang Isolasi Intensive Care Unit (ICU) itu. Dari perencanaan 65 tempat tempat tidur ini, sebanyak 62 akan digunakan sebagai ruang isolasi intensive care, sedangkan 2 tempat tidur akan dipergunakan untuk ruang cuci darah pasien terkonfirmasi Covid-19, dan 1 tempat tidur untuk penempatan Extracorporeal Membrane Oxygenator (ECMO) yang memfasilitasi sementara fungsi paru-paru dan jantung pasien Covid-19 selama masa pemulihan.

Sebagai Rumah Sakit Vertikal Tipe A yang merupakan Unit Pelayanan Teknis Kementerian Kesehatan, maka dalam penanganan kasus Covid-19 ini akan lebih terfokus pada pasien yang berat dan kritis. Penanganan Covid-19 sampai akhir bulan juli 2021 ini masih terus bertambah. Pasien yang masuk di RSUP Dr Sardjito selalu diupayakan mendapatkan perhatian dan layanan optimal. Salah satunya dengan melakukan penambahan kapasitas tempat tidur bagi pasien tersebut. Pada awalnya, RSUP Dr Sardjito semula mendedikasikan sejumlah 303 tempat tidur bagi pasien Covid-19, kini telah ditambah sehingga total mencapai 492 tempat tidur. Penambahan ini dimaksudkan untuk memberikan layanan maksimal kepada pasien Covid-19 yang masih terus berdatangan.

Dari total 492 tempat tidur tersebut, khusus ruang intensive sudah disediakan 188 tempat tidur, dan ruang isolasi rawat inap sejumlah 304 Tempat tidur. Pemanfaatan ruang intensive yang saat ini berjalan dilengkapi dengan alat-alat medis yang didukung dengan SDM dengan kompetensi Konsultan Anestesi serta Tim Keperawatan yang tersertifikasi. Upaya-upaya ini diharapkan dapat memberikan layanan terbaik pagi seluruh pasien.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc. dalam kunjungannnya tersebut, menyampaikan bahwa DI Yogyakarta membutuhkan minimal 200 tempat tidur ruang isolasi intensif bagi pasien Covid-19.

“RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta ini merupakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, membutuhkan setidaknya 200 ruang isolasi intensif dimana saat ini telah tersedia 150 ruangan sehingga diharapkan dengan adanya penambahan 65 ruangan lagi, akan mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat DIY.”, tegas Basuki

Sementara itu Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dr. Eniarti, M.Sc.SpK.J.,MMR menyampaikan bahwa Pembangunan Ruang ICU ini dilengkapi oleh berbagai peralatan yang dapat mendukung pelayanan kritis seperti ventilator, bedsite monitor, serta peralatan medis lainnya yang dipenuhi oleh Pemerintah.

Sedangkan untuk kebutuhan SDM, dr. Eniarti menyebutkan bahwa RSUP Dr Sardjito telah menyiapkan tenaga yang sebagian berasal dari Badan PPSDM Kementerian Kesehatan RI yang mempunyai kompetensi khusus perawatan kritis sehingga sesuai dengan jenis pelayanan yang dibutuhkan.

Selain itu, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta telah menyiapkan pula tambahan 2 isotank (tempat tampungan oksigen sentral) yang mampu menampung 20 ton oksigen liquid yang pemenuhannya berkolaborasi bersama Pemerintah dan BUMN. Dengan penambahan isotank ini diharapkan pemenuhan Oksigen Liquid akan lebih terjamin karena adanya tampungan yang lebih banyak.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito menyampaikan pula bahwa penanganan Covid-19 ini tidak hanya diupayakan oleh rumah sakit semata, dr. Eniarti menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga diri untuk tidak tertular atau menularkan kepada orang lain.

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.