Fax:(0274) 565639    [email protected]
Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333   

Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil

Ibu hamil menjadi salah satu kelompok yang sangat beresiko apabila terpapar COVID-19. Dalam beberapa waktu terakhir, dilaporkan sejumlah ibu hamil terkonfirmasi positif COVID -19 mengalami gejala berat hingga meninggal dunia. Hal ini berkaitan dengan teori bahwa kehamilan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh (immunocompromised) untuk menjaga kestabilan proses kehamilan.

Untuk melindungi ibu hamil dan janin dari infeksi COVID-19, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan ibu hamil sebagai salah satu sasaran penerima vaksinasi COVID-19. Upaya pemberian vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil juga telah direkomendasikan oleh Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada tanggal 2 Agustus 2021.

Saat ini, Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah memberikan rekomendasi bahwa pemberian vaksin COVID-19 aman diberikan pada ibu hamil. Ibu hamil menjadi salah satu sasaran penerima vaksin COVID-19 setelah rekomendasi yang diberikan pada ibu menyusui.

Dalam aturan tersebut juga menjelaskan bahwa vaksinasi bagi ibu hamil masuk dalam kriteria khusus, oleh karena itu proses skrining/ penapisan terhadap status kesehatan sebelum dilakukan pemberian vaksinasi dilakukan lebih detail dibandingkan dengan sasaran lain. Selain itu ibu hamil yang mempunyai penyakit penyerta wajib untuk melampirkan rekomendasi dari dokter kebidanan dan kandungan terlebih dahulu sebelum dilakukan vaksinasi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa ibu hamil aman untuk dilakukan vaksinasi dan tidak memberikan efek samping pada penyakit penyerta yang diderita. Salah satu kontraindikasi vaksin COVID-19 pada ibu hamil adalah PEB.

Dosis pertama vaksin COVID-19 diberikan pada trimester kedua kehamilan, dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dan jenis vaksin. Waktu efektif pemberian vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil adalah pada kehamilan usia 13-33 minggu. Vaksinasi diberikan pada usia kehamilan >13minggu untuk meminimalisir efek pada janin karena berkaitan dengan proses organogenesis. Diberikan sebelum usia 33 minggu agar ibu mendapat proteksi pada waktu melahirkan dan janin mendapat transfer antibodi dalam rahim.

Jika usia kehamilan lebih dari 33 minggu maka direkomendasikan untuk menunda pelaksanaan vaksin sampai bayi lahir. Hal ini berkaitan dengan efektifitas vaksin untuk memberikan antibodi pada janin.

Walaupun penelitian tentang vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil masih sedikit, namun pada penelitian sebelumnya tidak ditemukan adanya efek samping buruk dari pemberian vaksin COVID-19 pada ibu hamil. Pemberian vaksin COVID-19 dosis pertama akan lebih baik menurunkan gejala infeksi COVID-19 pada ibu hamil dibandingkan dengan yang tidak memperolah vaksin sama sekali.

Calon penerima vaksin harus membuat informed consent setelah mendapatkan informasi yang adekuat tentang vaksin, termasuk bukti efikasi dan risiko vaksin mikroorganisme lain yang sudah pernah duiji pada ibu hamil atau menyusui. Selain itu, ibu hamil danjurkan tetap menjalani protokol kesehatan, seperti physical distancing, mengenakan masker, dan mencuci tangan.

Jadi marilah kita ikut mensukseskan program vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil agar pandemic covid-19 segera berakhir dan Herd Imunity terbentuk dengan baik.

 

Kontributor :

Ahfian Yuli Setyawati, SST

 Kelompok Fungsional Keperawatan Maternitas

RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

 

Referensi

Falah, Nurul.2021.”Vaksinasi Covid-19 Pada Wanita Hamil dan Menyusui”, https://www.alomedika.com/vaksinasi-covid-19-pada-wanita-hamil-dan-menyusui, diakses pada 17 Agustus 2021 Pukul 06.00

Kebijakan Vaksinasi Covid-19 olehKemenkes

Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 Tentang Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil Dan Penyesuaian Skrining Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.