Fax:(0274) 565639    [email protected]
Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333   

Tips Mengatasi Miskin Pada Usia Lanjut

Seseorang di masa tuanya pastilah menginginkan tetap sehat, bahagia dan tetap berguna, sehingga disayang dan dihormati oleh orang yang ada disekitarnya sehingga dibutuhkan kondisi yang mendukung baik biopsikososial spiritual, diantaranya berkecukupan secara ekonomi. Namun tidak sedikit yang mengalami sebaliknya. Para peneliti dan pakar mendapatkan bahwa lansia tidak sedikit yang mengalami impecunity (kemiskinan) di masa tuanya.   Penyebabnya banyak, antara lain karena persiapan masa tua di bidang ekonomi kurang baik, atau fisik yang sakit-sakitan (bahkan sering multimorbiditas atau menyandang banyak penyakit dalam waktu yang bersamaan), ada pula yang disebabkan karena masih memiliki tanggungan pembiayaan sewaktu masa pensiun datang (anak masih kecil atau  masih mengangsur pembelian barang dll). Selain itu masih banyak lembaga yang tidak memberikan pembekalan pra pensiun yang berkualitas sewaktu karyawannya akan purnakarya.

Di bawah ini penulis sajikan secara singkat strategi (kiat) agar tidak mengalami kemiskinan di masa tua, antara lain :

  1. Sifat malas dihindari  sejak muda. Inilah kebiasaan buruk yang harus dikikis habis dan diganti  kebiasaan baik (caranya banyak bergaul dengan orang yang  rajin, ulet, hidup sederhana, serta tidak memanjakan diri)
  2. Menambah ilmu dan keterampilan apa saja yang bisa mendatangkan tambahan pemasukan uang (kursus pembawa acara, kursus pijat, memasak, pengepakan makanan , dll)
  3. Menjaga kesehatan agar bisa kegiatan hidup sehari hari secara mandiri, jika ada keluhan segera  berkonsultasi / periksa ke dokter.
  4. Menjaga selalu amanah (tidak : berkhianat, dusta, menipu, atau mengingkari  janji)
  5. Jika berinvestasi agar berhati-hati, bertanya kepada orang yang berpengalaman, jangan tertipu janji untung besar dengan cara mudah.
  6. Perhatikan (catat) kebutuhan orang lain  dan sediakan (hubungi) misalnya  beras,  sembako, dll. Catat seluruh pemasukan dan pengeluaran.
  7. Selalu memohon kepada Allah (Tuhan) agar selalu dianugerahi rizki (yang  berupa kesehatan, kesetiaan pelanggan, anak buah, karyawan, tidak tertimpa musibah, dll)

Sangat bijaksana jika lembaga atau perusahaan memberikan uang pesangon atau pesiun yang besarannya cukup untuk modal usaha dan atau menopang kehidupan yang layak. Termasuk dalam hal ini memberikan hadiah alat olah raga yang sesuai minat karyawannya yang aka memasuki masa pensiun (sepeda statis, sepeda onthel, dll).

 

Dr.  dr. Probosuseno, SpPD, K-Ger, SE, MM,  2014

KSM Geriatri RSUP Dr. Sardjito / Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK KMK UGM

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.