Fax:(0274) 565639    [email protected]
Emergency (0274) 583613    1500 705 (Contact Center)   

RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Raih Rekor MURI sebagai UTD Rumah Sakit Pertama Penerima Sertifikat CPOB

YOGYAKARTA – Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dr. Eniarti, M.Sc.,Sp.KJ.,M.M.R. beserta jajaran Direksi, Guru Besar FKKMK UGM dan kepala Unit Transfusi Darah RSUP Dr. Sardjito menerima kunjungan dari  Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Dr. Ir. Penny K. Lukito, MCP di Ruang Bulat, Gedung Administrasi Pusat, Jum’at (03/12). Kunjungan dalam rangka penyerahan Sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) turut dihadiri oleh Perwakilan Deputi BPOM RI, Dra. Rr. Maya Gustina Andarini, Apt., M.Sc., Direktur Badan POM RI, Dra. Rita Endang, Apt.,M.Kes. serta Dijen Yankes, Prof. dr. Abdul Kadir, PhD, Sp.THT-KL(K), MARS yang hadir secara daring. Pada kesempatan ini pula hadir perwakilan dari MURI Semarang yang turut menyerahkan Sertifikat Rekor MURI kepada RSUP Dr. Sardjito sebagai Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pertama Penerima CPOB di Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menyampaikan bahwa RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta berkomitmen untuk mencapai dan meraih serta menjaga mutu komponen darah yang dihasilkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada pasien dengan produksi plasma konvalesen tersatandar. Selain itu, RSUP Dr. Sardjito juga turut mendukung program nasional yaitu fraksionasi plasma untuk menghasilkan berbagai produk misalnya albumin dan imunoglobulin yang sampai saat ini masih harus impor sehingga harganya sangat mahal.

Hadir secara daring, Dirjen Yankes Prof. dr. Abdul Kadir, PhD, Sp.THT-KL(K), MARS turut memberikan apresiasi terhadap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta sebagai UTD RS Pertama yang mendapatkan Sertifikasi CPOB.

“Terima kasih atas kerjasama tim yang baik sehingga RSUP Dr. Sardjito mampu menjadi rumah sakit pertama dengan UTD yang tersertifikasi CPOB. Semoga dengan penghargaan ini, dapat menjadi motivasi bagi UTD rumah sakit UPT Kemenkes yang lain agar senantiasa mampu meningkatkan pelayanan transfusi darah dan produk darah bagi masyarakat.”

Transfusi darah merupakan salah satu pelayanan penting dalam perawatan pasien yang membutuhkan, dengan tujuan utama adalah meminimalkan risiko serendah mungkin serta mencapai efikasi klinis seoptimal mungkin. Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut adalah penyiapan komponen darah yang aman serta bermutu. Mutu komponen darah dihasilkan dari serangkaian tahap yang saling terkait sejak rekrutmen calon donor, seleksi donor, pengambilan darah donor, skrining infeksi, produksi komponen darah dan tahapan lain selanjutnya. RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta senantiasa melakukan pemenuhan dan pengadaan peralatan standar, penambahan dan pelatihan SDM kompeten serta penyempurnaan prosedur standar pengolahan komponen darah dalam pemenuhan standarisasi CPOB.

Pencapaian mutu produk darah yang dihasilkan oleh UTD RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta khususnya plasma ditandai dengan tersertifikasi CPOB oleh Badan POM RI pada bulan Mei 2021. Sertifikasi ini diperoleh setelah melalui serangkaian proses yang tidak ringan diantaranya Bimtek dan Asistensi dan Desk Pra-sertifikasi oleh Badan POM yang pertama kali dilakukan pada bulan Februari 2020, Pendampingan oleh Balai Besar POM Yogyakarta pada bulan Februari 2021 serta Bimbingan dan dukungan dari Kementerian Kesehatan khususnya Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer melalui Desk Pra-Sertifikasi pada bulan Maret 2021 yang dilanjutkan dengan pendaftaran Sertifikasi CPOB dan asesmen on site dan dinyatakan lulus sertifikasi.

Pemberian Sertifikasi CPOB ini senantiasa mendorong RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk tetap meningkatkan mutu dan keamanan produk darah yang dihasilkan serta pengembangan pelayanan dalam pendidikan dan pelatihan terkait CPOB sesuai peran RSUP Dr sardjito sebagai salah satu RS Pendidikan.

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.