Fax:(0274) 565639    humas@sardjitohospital.co.id

Bagaimana Mencegah Kanker Serviks?

Salam sehat sahabat di manapun berada, dalam artikel kali ini kita akan membahas kanker serviks ya sobat. Serviks merupakan organ kewanitaan yang menghubungkan antara vagina dan rahim. Kanker serviks merupakan tumor ganas yang tumbuh di leher rahim. Kanker ini dapat berasal dari sel di leher rahim tetapi dapat pula tumbuh dari sel mulut rahim atau keduanya. Kanker yang satu ini menjadi salah satu penyakit gangguan reproduksi yang paling ditakuti para wanita ya sobat. Kanker serviks menjadi salah satu penyebab utama di dunia. Kanker serviks juga menduduki urutan tertinggi di negara berkembang salah satunya di Indonesia. Di negara kita kanker serviks menduduki peringkat pertama dari 10 kanker terbanyak. Di salah satu rumah sakit rujukan di Yogyakarta, kanker serviks menjadi salah satu penyakit paling banyak yang di rawat di ruang Gynaekology-onkology.

Hal tersebut membuat kekhawatiran pada masyarakat terutama wanita. Nah sebenarnya apa saja ya sobat yang dapat menjadi penyebab kanker serviks. Kanker servik di sebabkan oleh virus HPV (Human Papiloma Virus). Virus ini memiliki 50 jenis tetapi yang menyebabkan terjadinya kanker serviks yaitu tipe 16 dan 18. Faktor pendukung yang dapat meningkatkan resiko kanker serviks yaitu aktivitas seksual yang berganti pasangan, kurangnya menjaga kebersihan genital, merokok, riwayat penggunaan dietilstilbesrol (DES), penggunaan kontrasepsi oral, sering melahirkan, usia dini saat berhubungan seksual dan kehamilan pertama, pasangan dari wanita yang tidak disirkumsisi.

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang dapat dilakukan upaya pencegahan, deteksi dini, dan apabila ditemukan dalam tahap awal dapat dilakukan upaya pencegahan untuk mencegah terjadinya kematian akibat penyakit ini. Nah selanjutnya upaya apa saja yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kanker serviks, penulis telah merangkum dari berbagai sumber di bawah ini.

Upaya pencegahan kanker serviks antara lain :

1. Gaya hidup sehat (nutrisi terjaga, olah raga, tidak merokok)

2. Tidak berganti-ganti pasangan seksual

3. Menjaga kebersihan area genital

4. Vaksin HPV

5. Deteksi dini melalui papsmear dan IVA secara rutin

Pemberian vaksin HPV memberi harapan baru untuk pencegahan kanker yang lebih baik, vaksin  ini dianjurkan untuk perempuan antara usia 9-14 tahun dengan jadwal 2 x pemberian, sedangkan untuk usia 15 tahun diberikan dengan 3 dosis. Sumber lain vaksin juga efektif diberikan pada perempuan usia 9-26 tahun dan wanita dewasa usia 27-45 tahun yang mungkin terkena infeksi HPV baru. Demikian sobat yang dapat penulis sampaikan, tetap jaga pikiran dan perilaku positif semoga kita selalu diberi kesehatan dan tetap bahagia. Bagi sobat sehat yang saat ini mendapatkan ujian sakit semoga segera diangkat sakitnya dan tetap jaga pikiran tetap positif. Salam sehat.

 

Referensi

Ahmad M. 2020. Perilaku pencegahan kanker serviks. Bandung: Media Sains Indonesia.

Kamolratanakul S, Pitisuttithum P. 2021. Human papillomavirus vaccine efficacy and effectiveness against cancer. Vaccines. doi:10.3390/vaccines9121413.

Nurwijaya H, Andrijono, Suheimi. 2013. Cegah dan Deteksi Kanker Serviks. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sushil Kumar SVA, Manash Biswas B, Jose T. 2015. HPV vaccine: Current status and future directions. Med J Armed Forces India. doi:10.1016/j.mjafi.2015.02.006.

Author Info

Tim Kerja Hukum & Humas

Tim Kerja Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Comments are closed.