Fax:(0274) 565639    humas@sardjitohospital.co.id
Germas BLU Berakhlak kars

ARVI 2023 kunjungi Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu

ARVI 2023 kunjungi Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu

JATENG – Sejumlah perwakilan peserta rapat kerja dan konsolidasi ARVI 2023 mengunjungi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (BBP2TOOT) Tlogodlingo, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (20/5/2023).

Hari kedua pelaksanaan rapat kerja dan konsolidasi ARVI 2023, sejumlah perwakilan mengunjungi BBP2TOOT atau Balai Tanaman Obat Tradisional di kawasan obyek wisata Tawangmangu, Karangnyar, Jawa Tengah.

Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu tersebut semula hanya diperuntukkan sebagai penelitian dan pengembangan tanaman obat dan obat-obatan tradisional.

Namun, sekarang ini BBP2TOOT tengah berproses untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan tradisional, dan izin edar obat tradisional.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RSUP Dr. Sardjito, Khadirin, S.I.P., M.A.R.S, saat memberikan sambutan acara kunjunngan tersebut.

Khadirin mengatakan, Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu berada di bawah Direktorat Jenderal Pelayanan, dalam hal ini UPT RSUP Dr. Sardjito.

“Saat ini, Balai Besar Litbang Tanaman Obat berproses izin untuk pelayanan kesehatan tradisional dan izin edar obat tradisional. Mudah-mudahan, dalam waktu dekat sudah dapat memberikan pelayanan,” kata Khadirin.

Dalam kesempatan tersebut, Khadirin menjelaskan bahwa sebelumnya Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu hanya sebagai penelitian.

mNamun, ke depan dituntut mampu menjadi bagian dari core bisnis pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan tradisional.

“Terdiri dari kebun dengan luas 12 hektare, kantor yang fungsinya untuk penelitian diserahkan kepada BRIN. Dan, yang menjadi kelola Kemenkes hanya pelayanan,” jelas Khadirin.

Sementara itu, Ketua Umum ARVI 2023 dr. R. Soeko W Nindito D, MARS, mengaku kunjungannya ke Kebun Aromatik Tlogo Dlingo Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu, merupakan pengalaman pertama. Demikian pula bagi sejumlah besar peserta lainnya.

Dia menyatakan, Balai Tanaman Obat Tradisional Tawangmangu tidak hanya indah. Namun, juga mengandung banyak informasi tentang tanaman-tanaman yang bermanfaat sebagai tanaman obat.

Dokter R Soeka W Nindito D, MARS juga mengaku makin berkesan saat mengunjungi Hortus Med Wellness Center.

“Kami dikejutkan dengan adanya klinik yang sangat istimewa, yang belum pernah kita lihat, yaitu memberikan layanan tradisional untuk umum.

Diapun berharap, layanan tersebut bisa semakin banyak ada di beberapa tempat di Indonesia. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan alternatif pengobatan yang berbeda sesuai kebutuhannya.

“Tetapi, juga tetap terjaga secara ilmiah dan mutu manfaatnya untuk pengobatan,” katanya, sembari berharap RSUP Dr Sardjito yang diberi amanah mengelola bisa lebih sukses lagi.
Hal senada juga disampaikan oleh dr. Zulvayanti, SpOG (K), M Kes dari RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat.

Dia mengaku, dengan berkunjung ke Klinik Pratama Hortus Medikus bisa mendapatkan banyak sekali info terkait penggunaan tanaman sebagai terapi beberapa keluhan atau penyakit.

“Dan, ini juga merupakan protektus untuk pelayanan kesehatan di Indonesia yang ternyata banyak sekali memiliki sumberdaya tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai terapi pendukung untuk mengatasi keluhan atau kondisi penyakit,” katanya.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan RS Kanker Dharmais, Anjari Umarjianto. SH.S., Kom., MARS, mengatakan, bahwa semula Balai Besar Litbang Tanaman Obat di bawah Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

Namun, sekarang berada di bawah Direktorat Jenderal Pelayanan Kesahatan atau RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Artinya, apa yang dulu sifatnya fokus ke penelitian, sekarang fokus ke masyarakat.

“saya sebagai masyarakat senang sekali, karena ada dorongan, ada kebijakan yang lebih nyata, bagaimana bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Diapun berharap, Balai Tanaman Obat Tawangmangu bisa terus berkembang agar bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Jawa Tengah, dan sekitarnya.

“Selain itu itu juga agar masyarakat Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya semakin mengerti tanaman obat tradisional yang bermanfaat dan berguna untuk pemulihan kesehatan,” pungkasnya. the5un

Author Info

Instalasi Teknologi Informasi

No Comments

Comments are closed.

Pengaduan anda, akan diajukan kemana?

KemenkesKemenpan