Emergency (0274) 583613    (0274) 631190, 587333    Fax:(0274) 565639    [email protected]
slide_1200x500_gedung_sardjito
slide_1200x500_putih
slide_1200x500_mbah_jito

Prof. Dr. Sardjito

slide_1200x500_perawat_amarta

Memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna,
bermutu dan terjangkau masyarakat.

slide_1200x500_suite_room

Suite Room

slide_1200x500_call_center

RSUP Dr. Sardjito Berikan Tali Asih Peduli Sesama Kepada Korban Banjir – Longsor Di Bantul dan Gunungkidul

YOGYAKARTA – Munculnya Siklon Tropis Cempaka beberapa hari yang lalu menyebabkan perubahan cuaca ekstrem seperti hujan deras, angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Yogyakarta. Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta juga tidak luput dari bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung. Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul menjadi daerah yang paling banyak terdampak oleh Siklon Tropis Cempaka ini. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dalam menyikapi fenomena ini, Kepala Bagian Umum, Tri Wahyu Yulianto, SE memberikan tali asih kepada beberapa karyawan korban banjir secara simbolis di Basement Gedung Administrasi Pusat RSUP Dr. Sardjito, Jum’at (1/12). Selain diperuntukkan bagi karyawan, pada hari Selasa (5/12) RSUP Dr. Sardjito juga memberikan bantuan melalui posko pengungsian di Gunungkidul. Pemberian bantuan berupa sembako seperti beras, minyak, gula, teh, makanan siap saji, air minum serta kebutuhan akan selimut, alat mandi, maupun pakaian layak pakai diberikan kepada koordinator di beberapa posko pengungsian untuk kemudian didistribusikan kepada para korban yang membutuhkan.

Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang terdampak Siklon Tropis Cempaka. Sebanyak 114 titik bencana banjir, longsor dan tanah longsor melanda 5 daerah di antaranya Kebupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo dan Kota Yogyakarta. Banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter menyebabkan kerusakan di fasilitas pendidikan, pasar, fasilitas umum, cagar budaya, pemukiman, hingga terputusnya jembatan. Selain banjir dan longsor, angin kencang menyebabkan ratusan pohon tumbang yang menimpa rumah, kendaraan, jaringan listrik dan menutup beberapa akses jalan. Melihat luasnya cakupan penanganan bencana ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY bekerja sama dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di 5 kabupaten/kota serta masyarakat untuk saling membantu sejak evakuasi korban ke tempat yang lebih aman, pemenuhan kebutuhan di posko pengungsian hingga upaya recovery ketika kondisi telah kembali stabil.

Dalam menyikapi fenomena ini, segenap civitas hospitalia berinisiatif menggalang bantuan bagi korban banjir dan longsor baik berupa sembako maupun pakaian layak pakai. Setelah dilakukan pendataan, sebanyak 49 karyawan dan tenaga outsourching menjadi korban terdampak bencana. Beberapa rumah terendam banjir, lingkungan sekitar terkena pohon yang tumbang hingga terputusnya akses jalan yang menyebabkan mereka tidak dapat berangkat ke kantor. Pemberian bantuan kepada tenaga outsourching diberikan secara simbolis oleh Kepala Bagian Umum, Tri Wahyu Yulianto, SE kepada Pimpinan PT. Panji Putra Perkasa, Danang Ardyo Pradipto. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, dengan adanya pemberian bantuan seperti ini diharapkan dapat meringankan beban para korban. Semoga kita senantiasa berada dalam lindungan-Nya..

Author Info

Humas Sardjito

Divisi Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

No Comments

Post a Comment